Berita

Menjalankan Pancasila, Meneruskan Cita-cita Pendiri Bangsa

Berita|Rabu 23 Agustus 2017 14:45 WIB

menjalankan pancasila meneruskan cita-cita pendiri bangsa

Peringatan HUT 71 Republik Indonesia harus dikontekstualkan dalam kehidupan nyata masyarakat Indonesia. Menjalankan nilai-nilai Pancasila berarti sama dengan meneruskan cita-cita para pendiri bangsa yakni terwujudnya keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia.

Jakarta - Peringatan HUT ke 72 Republik Indonesia (RI) dimanfaatkan angggota Fraksi PPP MPR RI Okky Asokawati bertemu dengan masyarakat di Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang, Kota Jakarta Selatan. Sejumlah hal disampaikan Okky kepada masyarakat yang mayoritas perempuan.

Okky Asokawati di hadapan puluhan masyarakat di Kelurahan Bangka, Kecamatan Mampang mengatakan peringatan HUT ke 72 RI harus dijadikan momentum seluruh masyarakat untuk menjalankan nilai-nilai yang terkandung di Pancasila dan Konstitusi.

"Tugas kita yang menikmati kemerdekaan ini dituntut secara konsekwen menjalankan Pancasila dan UUD 1945. Sederhana kok, kita berbuat baik kepada sesama, gotong royong antarwarga, serta beragama dengan baik itu sudah menjalankan spirit Pancasila," papar Okky, Rabu (23/8/2017).

Lebih lanjut menurut Sektetaris Dewan Pakar DPP PPP ini menyebutkan akhir-akhir ini banyak yang menyuarakan Pancasila namun semestinya, kata dia, Pancasila tak cukup hanya dikampanyekan namun harus diamalkan. "Kampanye soal Pancasila memang harus, tapi yang utama adalah mengamalkan dalam kehidupan sehari-hari, itu jauh lebih konkret," tegas Okky.

Menurut Okky, bila menjalankan makan yang terkandung di Pancasila, sejatinya masyarakat telah meneruskan cita-cita para pendiri bangsa. Ia melanjutkan, cita-cita para pendiri bangsa agar seluruh masyarakat Indonesia ini hidup makmur. "Ayo, kita berbuat di ruang kita masing-masing. Bapak-bapak sebagai kepala rumah tangga bekerja yang baik, ibu-ibu mengasuh anak dan membantu suami dengan baik. Kita hidup dengan tetangga dengan baik, itu menjalankan nilai-nilai Pancasila," tegas Okky.  

 

Berita Lainnya

Tulis Komentar Anda

38 + 87

Quote

Kasus lelang keperawanan dan jasa nikah siri merupakan tindakan yang jauh dari peradaban kemanusiaan. Dalam kasus tersebut, perempuan menjadi obyek penderita, perempuan menjadi korban dan perempuan menjadi komoditas

- Okky Asokawati
Langganan Newsletter

Video

okky.asokawati.52
Find Us On Facebook
@AsokawatiOkky
Find Us On Twitter
©2014 okkyasokawati.com. All Rights Reserved.