Berita

Okky Setuju Wacana Kenaikan Harga Rokok

Berita|Kamis 25 Agustus 2016 09:01 WIB

okky setuju wacana kenaikan harga rokok

Wacana kenaikan harag rokok di kisaran Rp 50 ribu per bungkus menjadi polemik di tengah publik. Bagaimana respons anggota Komisi IX DPR RI dari Fraksi PPP Okky Asokawati?

Jakarta - Anggota Komisi IX DPR OkkyAsokawati setuju dengan wacana dinaikkannya harga rokok di Indonesia, karena hal ini dapat meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) apalagi di era globalisasi kualitas SDM menjadi taruhan untuk bersaing dengan negara-negara lain.

“Selama ini hasil survey oleh Riskesdas maupun Susenas memperlihatkan bahwa banyak keluarga miskin yang anggaran keluarganya lebih banyak untuk membeli rokok bagi bapaknya daripada gizi untuk anaknya,” ujar Okky seperti dikutip dari laman DPR RI.

Lebih lanjut, Politisi PPP ini mengatakan, keuntungan dinaikkannya harga rokok, maka cukai rokok atau disebut Sin Tax bisa menambah anggaran untuk kesejahteraan rakyat. Antara lain melalui diperbanyaknya peserta BPJS kesehatan tipe PBI, dengan memasukkan buruh dan petani tembakau.
“Intinya adalah kembali untuk kesejahteraan rakyat,” ungkap Okky.

Keuntungan lainnya yaitu para perokok pemula yang usianya masih belasan dan belum bekerja bisa ditekan. Hal ini juga mendidik para keluarga miskin agar dalam penganggaran belanja keluarga gizi bagi anak diprioritaskan.

“Penelitian yang dilakukan oleh Prof Hasbullah Tabrani mengatakan manakala harga rokok dinaikkan maka 72 % perokok setuju dan pajak kembali kepada masyarakat,” katanya.

Dari aspek ekonomi , sambung dia, dengan perokok yang semakin banyak maka beban BPJS Kesehatan semakin besar, orang menjadi tidak produktif karena penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh ribuan zat berbahaya pada rokok. Pembangunan Republik ini tidak bisa hanya untuk jangka pendek. Pembangunan fondasi harus dibentuk dengan visi ke depan, karena kekayaan suatu negara berada pada SDM yang berkualiatas.

Ia menambahkan, tembakau sendiri dikaitkan dengan produksi rokok di Indonesia sebagian besar import. Oleh karenanya produksi tembakau di tanah air dari sisi harga harus turut dinaikkan nilai ekonominya. Petani tembakau juga harus menikmati kenaikan harga rokok ini. [sumber liputan6.com]

Berita Lainnya

Tulis Komentar Anda

91 + 54

Quote

Kasus lelang keperawanan dan jasa nikah siri merupakan tindakan yang jauh dari peradaban kemanusiaan. Dalam kasus tersebut, perempuan menjadi obyek penderita, perempuan menjadi korban dan perempuan menjadi komoditas

- Okky Asokawati
Langganan Newsletter

Video

okky.asokawati.52
Find Us On Facebook
@AsokawatiOkky
Find Us On Twitter
©2014 okkyasokawati.com. All Rights Reserved.