Berita

Jaminan Kesehatan Nasional Sesuai Prinsip Gotong Royong

Berita|Selasa 13 Oktober 2015 13:41 WIB

jaminan kesehatan nasional sesuai prinsip gotong royong

Pelaksanaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan sesuai UU No 40 Tahun 2004 tentang Sisteem Jaminan Sosial Nasional (SJSN) dalam rapktiknya menerapkan sistem gotonng royong yang merupakan nilai yang terkandung dalam Pancasila.

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang diselenggarakan berdasarkan mekanisme asuransi kesehatan sosial yang bersifat wajib berdasarkan UU No 40 Tahun 2004 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). JKN ini mengimplementasikan prinsip gotong royong.

Menurut anggota MPR RI dari Fraksi PPP Okky Asokawati mengatakan penerapan JKN dalam praktiknya menerapkan sistem gotong royong yang merupakan ruh dari dasar negara Indoenesia Pancasila. "Karena dalam prinsip JKN adanilai kegotongroyingan, nirlaba, keterbukaan, kehati-hatian," kata Okky dalam sosialisasi empat prinsip bernegara di Function Room Gudeg Kendil Mas, Cilandak, Jakarta Selatan, 13 Oktober 2015.

Dalam forum yang digelar di hadapan Himpunan masyarakat Madani Jakarta Selatan itu, Okky menambahkan, dalam prinsip JKN juga dituntut adanya akuntabilitas serta portabilitas yang sifat keanggotaannya wajib. "Hasil Pengelolaan dana jaminan sosial dipergunakan seluruhnya untuk
pengembangan program dan untuk sebesar-besar kepentingan peserta," tambah Okky di hadapan 150 peserta acara itu.

Hal senada juga ditegaskan Kepala Divisi Regional IV BPJS Kesehatan DKI dr. Kisworowati, MMRS, AAAK yang menyebutkan JKN mempertegas prinsip kegotong royongan. "Dan ini jelas terkait erat dengan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila," tegas Kisworowati seraya menyebutkan dalam pelaksanaan JKN menerapkan prinsip kegotongroyongan.  [adm]

 

Berita Lainnya

Tulis Komentar Anda

87 + 82

Quote

Kasus lelang keperawanan dan jasa nikah siri merupakan tindakan yang jauh dari peradaban kemanusiaan. Dalam kasus tersebut, perempuan menjadi obyek penderita, perempuan menjadi korban dan perempuan menjadi komoditas

- Okky Asokawati
Langganan Newsletter

Video

okky.asokawati.52
Find Us On Facebook
@AsokawatiOkky
Find Us On Twitter
©2014 okkyasokawati.com. All Rights Reserved.