Berita

Okky Asokawati: Jilbab Polwan Harus Gunakan Bahan Berkualitas

Berita|Jumat 04 Juli 2014 21:16 WIB

okky asokawati jilbab polwan harus gunakan bahan berkualitas

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati mengutarakan pandangannya terhadap komitmen DPR untuk pengadaan jilbab bagi Polwan. Menurutnya, kain penutup kepala muslimah itu harus menggunakan bahan yang berkualitas.

Anggota Komisi IX DPR RI Okky Asokawati mengutarakan pandangannya terhadap komitmen DPR untuk pengadaan jilbab bagi Polwan. Menurutnya, kain penutup kepala muslimah itu harus menggunakan bahan yang berkualitas.

"Kita jelas mendukung penuh penggunaan jilbab bagi Polwan. Salah satu permintaan saya secara personal agar supaya bahan yang digunakan berkualitas baik, tidak panas, sehingga nyaman dipakai boleh para Polwan," ujarnya di Kompleks Parlemen, Jakarta, Jumat (4/7).

Selain itu, sambung legislator dari Fraksi PPP tersebut, patut dipertimbangkan juga aspek warna bahan dan modelnya, supaya pemakaian jilbab dapat menunjang kinerja para Polwan sebagai pengayom masyarakat.
"Saya meyakini manfaat jilbab selain sebagai penutup aurat, juga mampu menahan terpaan sinar matahari. Dengan demikian, jilbab dapat membantu peningkatan kinerja Polwan khususnya yang bertugas di lapangan," katanya.

Dalam rapat kerja Komisi III DPR RI bersama Polri, Rabu (2/7), Legislator menyetujui pagu anggaran khusus jilbab Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pos anggaran itulah yang selama ini menjadi alasan Polri menunda pemberlakuan busana Muslimah untuk polwan.

Berdasarkan catatan Polri, polwan beragama Islam ada sebanyak 10.546 orang atau 74,05 persen dari keseluruhan jumlah polwan di seluruh Indonesia yang mencapai 14.242 personel.

Wakapolri Komjen Polisi Badrodin Haiti dalam raker dengan Komisi III menerangkan, alokasi pembiayaan untuk jilbab Polri termasuk dalam anggaran subprogram peningkatan sarana dan prasarana aparatur Polri yang mencapai Rp 7,658 triliun. Berdasarkan hitung-hitungan Polri, indeks harga yang dialokasikan untuk per unit jilbab adalah Rp 25 ribu. Saat ini, sambung Badrodin, Polri sedang dalam proses menyusun peraturan yang akan terbit melalui Keputusan Kapolri.

Soal desain, Polri juga sempat memamerkan rancangan kepada anggota Komisi III. Jilbab yang akan dikenakan polwan berwarna cokelat tua dengan sedikit petak krem di atas dahi. Jilbab tersebut dapat dilepas sekali tarik dan menyisakan lapisan tudung berwana hitam yang melekat lentur di baliknya.

Berita Lainnya

Tulis Komentar Anda

72 + 88

Quote

Masalah gizi dan kependudukkan harus diprioritaskan. Karena kekayaan suatu negara pada kualitas penduduknya. Jokowi sudah memiliki Nawacita yang salah satunya membangun Indonesia dari paling luar/Timur. Tapi nampaknya hal itu masih jauh api dari panggang.

- Okky Asokawati
Langganan Newsletter

Video

okky.asokawati.52
Find Us On Facebook
@AsokawatiOkky
Find Us On Twitter
©2014 okkyasokawati.com. All Rights Reserved.